Di sebuah provinsi yang bertahun-tahun akrab dengan kemiskinan, data, dan janji yang tak tuntas, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memilih satu jalan yang tidak populer: jalan yang lurus.
Buku ini adalah kisah seorang pemimpin yang membuka amplop data BPS seorang diri di beranda rumah dinas sambil bergumam “ini PR kita” karena 119 ribu jiwa dalam kemiskinan ekstrem tidak bisa menunggu. Dari 9.411 honorer yang akhirnya diangkat melalui meritokrasi sejati, petani yang panen rekor di sawah yang dulu stagnan, pasien Sumbawa yang tak lagi harus menyeberang sepuluh jam dalam kondisi sekarat, hingga tangan Inaq Marni yang menenun masa depan anaknya di Desa Sade, semua adalah bukti bahwa tata kelola yang jujur bisa mengubah nasib.
Di tengah badai fiskal paling brutal dalam sejarah NTB, Iqbal tidak mundur: ia membangun infrastruktur, merancang kedaulatan pangan, mengorkestrasikan desa-desa berdaya, dan menjaga pariwisata agar tidak hanya menjadi angka kunjungan, melainkan senyum nyata di wajah rakyat kecil.

Mari Pulang Marilah Pulang

Rp75.000 Rp85.000
12%